Baca Yach... N Jangan Lupa Comentnya

Jumat, 30 Maret 2012

Perbedaan Teater dan Drama


Kali ini aku akan membahas mengenai perbedaan antara seni teater dan seni drama
Sebelumnya aku menjelaskan apa itu seni drama. Menurut saya sendiri seni drama ialah memerankan tokoh dari sebuah cerita yang diperankan oleh seseorang dengan karakter yang berbeda dengan sang pemeran. Drama ini dijalankan sesuai dengan naskah yang di buat oleh sutradara. Kata drama itu sendiri bera sal dari bahasa Yunani Draomai yang berarti berbuat, berlaku, bertindak.


Ada beberapa pengertian drama diantaranya menurut para ahli. Arti pertama dari Drama adalah kualitas komunikasi, situasi, actiom (segala yang terlihat di pentas) yang menimbulkan perhatian, kehebatan (axciting), dan ketegangan pada para pendengar. Arti kedua, menurut Moulton Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action). Menurut Ferdinand Brunetierre : Drama haruslah melahirkan  kehendak dengan action. Menurut Balthazar Vallhagen : Drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sifat manusia dengan gerak. Dan yang terakhir drama berarti cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dan action dihadapan penonton (audience).
Selanjutnya kita bahas perbedaan antara drama dan teater. sebenarnya perbedaannya sanngat simple ini menurut pendapatku dari apa yang aku ketauhi. Perbedaanya yaitu :
Drama tidak perlu  pengucapan vokal yang kuat, karena sudah memakai microfone. Emosi tidak perlu kuat, karena akan diperkuat oleh kamera yang mengambil 

secara short shoot atau close up.

Make up tidak perlu tebal, karena akan diperkuat oleh kamera.
Pengambilan adegan secara bertahap tidak terus menerus 

Dalam drama adegan dapat dipotong-poton sesuai dengan yang akan di ceritakan, sehingga adegan yang salah bisa diulang-ulang hingga mencapai seperti yang dikehendaki oleh sutradara

Sedangkan teater
Pengucapan vokal harus sangat kuat, karena penampilan dilakukan di atas panggung dan vokal harus terdengar hingga penonton di barisan yang paling belakang. 
Emosi harus dalam dan kuat dan emosi atau perasaan harus terlihat hingga penonton di barisan yang paling belakang. 
Make up tebal  dan terlihat sampai penonton barisan paling belakang karena biat penonton mengetahu peran masing-masing pemain. 
Adegan dari awal sampai akhir tidak boleh ada kesalahan, harus sesuai dengan adegannya. Jika terjadi kesalahan maka akan rusak semuanya karena pertunjukan teater tidak bisa diulang-ulang seperti pada drama.
Itulah beberapa perbedaan teater dan drama semoga bisa menambah pengetahuan kalian semua. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar